Apa yang bisa di lakukan sistem operasi terhadap sistem secara keseluruhan


CONTROL PANEL WINDOWS XP





1. Setting LAN (Local Area Connection)

Jaringan (Network) merupakan cara menghubungkan antara satu komputer dengan komputer yang lain. Komputer lain tersebut dapat berada dalam ruangan yang sama, dalam gedung yang sama, dalam kota yang sama bahkan dimana saja diseluruh dunia.
Apabila komputer-komputer (node) ditempatkan dalam suatu lokasi yang tidak terlalu luas, misalnya dalam satu ruangan atau satu gedung, maka jaringan tersebut disebut dengan Local Area Network (LAN). Sedangkan apabila jaringan tersebut tersebar dalam jarak jauh, misalnya di kota satu dengan yang lain, bahkan antar negara, maka jaringan tersebut disebut dengan Wide Area Network (WAN).
Mengenal Jaringan
Secara garis besar, model jaringan komputer dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu (1), hubungan dengan model Client-Server dan (2), hubungan dengan model Peer to Peer.

Hubungan Model Client – Server

Jenis jaringan ini terjalin antara komputer secara personal/individu yang disebut dengan Client dengan suatu pusat/sentral komputer yang disebut Server. Server berfungsi sebagai pusat untuk melayani kebutuhan Client. Beberapa client yang memanfaatkan fasilitas dari suatu server disebut dengan Workgroup, dengan client yang menjadi anggota dari suatu workgroup tersebut dan disebut dengan Workstation. Untuk menjalankan jaringan ini diperlukan sistem operasi pendukung, antara lain Novell Netware, Banyan Vines, OS/2 LAN Server, Windows NT Server dan sebagainya.

•Hubungan Model Peer to Peer

Jaringan ini tidak menggunakan komputer tertantu sebagai server, namun setiap komputer dapat berfungasi sebagai server ataupun workstation. Sehingga dengan jaringan ini setiap computer dapat berbagi printer, hard disk, modem dan sebagainya. Jenis jaringan ini digunakan untuk jumlah kompuer yang relatif sedikit.
TCP/IP Sebelum anda mengkonfigurasi TCP/IP terlabih dahulu kartu jaringan telah terpasang, dengan sendirinya sistem operasi windows xp akan mendeteksi kartu jaringan tersebut atau dengan kata lain kartu tersebut akan terinstall. TCP/IP merupakan protokol utama dalam jaringan atau internet. Yang harus digunakan jika ingin komunikasi antara Windows XP Professional dengan komputer lain atau dalam internet dapat terjalin dengan baik.

TCP/IP

Sebelum anda mengkonfigurasi TCP/IP terlabih dahulu kartu jaringan telah terpasang, dengan sendirinya sistem operasi windows xp akan mendeteksi kartu jaringan tersebut atau dengan kata lain kartu tersebut akan terinstall. TCP/IP merupakan protokol utama dalam jaringan atau internet. Yang harus digunakan jika ingin komunikasi antara Windows XP Professional dengan komputer lain atau dalam internet dapat terjalin dengan baik.



IP Address

IP Address adalah alamat yang diberikan pada jaringan computer dan peralatan jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP. IP address terdiri dari 32 bit angka biner yang dapat dituliskan dalam empat kelompok angka decimal yang dipisahdengan titik, misalnya 10.10.1.244
IP Address tersebut terdiri dari dua bagian, yaitu network ID (10.10.1) dan Host ID (244). Dimana network ID menentukan alamat jaringan computer, sedangkan Host ID menentukan alamat host/alamat computer.
Perhatikan bentuk jaringan dalam workgroup TRAINING berikut ini:


Cara Pemberian IP Address

Pemberian IP Address dapat dilakukan pada proses instalasi ataupun setelah proses instalasi. Langkah yang digunakan adalah sebagai berikut :

1. Klik tombol Start, All Programs, Accessories, Communications, dan klik pilihan Network Connections. Kotak dialog Network Connections akan terlihat di layer dibawah ini :


2. Klik kanan pada bagian Local Area Connection, kemudian klik pilihan Properties dan dilayar akan terlihat jendela Local Area Network Properties.

3. Klik pilihan Internet Protocol (TCP/IP), kemudian klik tombol Properties. Dilayar akan terlihat jendela Internet Protocol (TCP/IP) Properties.

4.Klik pilihan Use the following IP address, kemudian masing-masing computer, misalnya 10.10.1.244 untuk computer 1, 10.10.1.243 untuk computer 2, 10.10.1.242 untuk computer 3, demikian juga seterusnya.

5. Tentukan pula Subnet mask untuk masing-masing computer dengan nilai 255.255.255.0.

6.Klik tombol OK. Perhatikan tampilan berikut :


2. MENGATUR PENGGUNAAN PRINTER

Printer merupakan salah satu bagian dalam sistem computer yang berfungsi untuk menampilkan hasil pekerjaan Anda. Oleh karenanya agar Anda menghasilkan hasil pekerjaan yang optimal, maka perlu dilakukan pengaturan konfigurasi computer tersebut.

Instalasi local printer

Langkah yang digunakan untuk menginstalasi local printer adalah sebagai berikut :

1. Klik tombol Start yang ada pada baris Taskbar, kemudian klik pilihan Printers and Faxes. Selain menggunakan cara diatas, Anda dapat menggunakan perintah pada jendela Control Panel, klik icon Printers and Other Hardware. Di layar akan terlihat jendela Printers and Other Hardware, kemudian klilk icon Printers and Faxes.

jendela printers dan faxes



  1. Pada jendela Printers and Faxes, klik pilihan Add a Printer atau klik menubar File, kemudian klik pilihan Add Printer.

Di layar akan terlihat jendela Add Printer Wizard.



  1. Klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog berikutnya
  • Local printer attached to this computer : jika printer yang baru yang diinstalasi langsung terpasang pada computer Anda. Apabila printer yang Anda gunakan mendukung Plug and Play, maka tandai dengan checklist pilihan Automatically detect and install my Plug and Play printer.
  • A network printer, or a printer attached to another computer : jika printer terpasang pada computer yang lain dengan fasilitas jaringan (network). Dan printer tersebut Anda gunakan dalam proses pencetakan.





  1. Klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog berikutnya, kemudian tentukan port yang digunakan oleh computer tersebut dengan cara klik pilihan LPT1 pada bagian Use the following. Perhatikan gambar dibawah ini, kemudian klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog berikutnya.

  1. Tentukan nama perusahaan pembuat printer atau merk printer pada pilihan Manufacture. Kemudian pilih model printer yang akan ditambahkan pada pilihan Printers. Misalnya HP pada pilihan Manufacturer dan HP LaserJet 2100 PCL6 pada pilihan Printers. Apabila pada daftar pilihan printer tersebut tidak ada, maka Anda dapat memilih model printer yang kompitibel dengan printer yang Anda gunakan, pada pilihan Have Disk. Perhatikan gambar dibawah ini.



  1. Klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog berikutnya, kemudian ketikkan nama printer yang Anda inginkan pada pilihan Printer Name. Apabila printer yang Anda instalasi tersebut akan dijadikan sebagai standard penggunaan printer (default printer), maka klik pilihan Yes pada bagian do you to use this printer as the default printer? Perhatikan gambar ini, kemudian klik tombol Next> untuk menuju pada kotak dialog Printer Sharing.

  1. Pada kotak dialog Printer Sharing tersebut, Anda dapat menentukan apakah printer baru tersebut dapat digunakan bersama dengan pemakai lain dalam jaringan (network) ataupun hanya digunakan oleh computer Anda saja. Kemudian klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog Print Test Page.
  2. Pada kotak dialog Print Test Page, Anda dapat menentukan apakah akan mencetak halaman percobaan (pilihan Yes) atau tidak akan melakukan pencetakan halaman percobaan (pilihan No).

9.Kemudian klik tombol Next>

  1. Klik tombol Finish untuk mengakhiri proses instalasi tersebut. Perhatikan tampilan berikut yang berisi informasi proses instalasi printer.



3. FIREWALL PADA WINDOWS XP PROFESSIONAL

Firewall adalah sebuah system keamanan yan melingkupi DHCP, SSH, TELNET, WWW(HTTP), MAIL dan FTP. Baru pertama kali ini Microsoft memasukkan Firewall ke dalam sistem operasinya. Untuk mengaktifkan Firewall ini dapat Anda lakukan dengan mengklik tombol Start – Control Panel – Network and Internet Connection – Network Connection. Sistem Windows akan menampilkan LAN or high-speed Internet\ seperti gambar dibawah ini.


Klik kanan pada ikon Ethernet card yang ada dan kemudian pilih properties sehingga akan tampil menu pilihan seperti gambar diatas.

Gunakan mouse untuk memilih Advanced yang terletak pada bagian kanan atas dari Ethernet card properties tersebut. Sistem Windows XP akan menunjukkan tampilan seperti gambar dibawah ini.



gambar : Ethernet Card Properties


gambar : Mengaktifkan Firewall

Aktifkan check box Internet Connection Firewall (seperti gambar diatas) dengan mengklik pada check box tersebut. Dalam hal ini Anda dapat mengkonfigurasi service-service apa saja yang akan digunakan bersama aktifnya firewall, yaitu dengan mengklik button setting pada bagian kiri bawah layer LAN Advanced tersebut sehingga sistem Windows akan menampilkan Advanced Setting untuk Firewall seperti terlihat pada gambar ini.


Pada Advanced Setting tersebut terdapat sembilan service yang dimiliki oleh sistem Windows XP yang dapat digunakan bersama-sama dengan fasilitas Firewall, yaitu FTP Server, Internet Mail Access Protocol version 3 (IMAP3), Internet Mail Access Protocol version 4 (IMAP4), Internet Mail Server (SMPT), Post-Office Protocol version 3 (POP3), Remote Desktop, Secure Web Server (HTTPS), Telnet Server dan Web Server (HTTP).


Berikut adalah port yang digunakan oleh masing-masing service tersebut.

Nama Service

Port yang digunakan

FTP Server

Internet Mail Access Protocol

version 3 (IMAP3)

Internet Mail Access Protocol

Version 4 (IMAP4)

Internet Mail Server (SMPT)

Post-Office Protocol

version 3 (POP3)

Remote Desktop

Secure Web Server (HTTPS)

Telnet Server

Web Server (HTTP)

21

220

143

25

110

3389

443

23

80


Port untuk masing-masing service diatas adalah default yang ditentukan oleh sistem Windows XP.


gambar : Memilih service




gambar : Service-service yang dipilih

Anda dapat memilih service-service mana yang ingin Anda proteksi (dua gambar diatas). Setelah itu klik tombol OK untuk mangaktifkan fasilitas sekuritas tersebut.

Setelah Anda menggunakan Firewall untuk memproteksi service-service yang Anda pilih tadi, bila ingin mengetahui, bukalah file PFIREWALL.LOG yang terdapat pada direktori Windows. Akan tetapi yang perlu Anda waspadai adalah Firewall tidak akan melindungi dari aktivitas jaringan aplikasi. Sebagai contoh, Trojan. Dalam hal ini komputer yang Anda gunakan tidak memiliki perlindungan terhadap program dan virus ini membangun diri pada jaringan internet.

Trojan adalah program yang biasanya di aktifkan dalam komputer tanpa pengetahuan kewujudannya dan memberi aksess penggunaan komputer itu oleh orang luar. Dari segi teknikal, ia bukan virus tetapi jatuh dalam katergori program bahaya yang boleh diaktifkan (digunakan) dalam komputer tanpa pengetahuan pengguna komputer itu. Terdapat pelbagai jenis trojan tetapi biasanya memberi aksess kepada rangkaian dari luar termasuk penggunaan program dalam komputer atau mendapatkan data yang ada dalam cakera keras komputer itu.


















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MUSIC


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com